1. Alfred Riedl: Dimata saya Alfred bagaikan sebuah kulkas empat pintu,
dingin, kokoh, tegas dan solid. Walau terkesan kaku akan tetapi Alfred
memunyai hati yg besar dan luas. Dia adalah sebuah pribadi yg sangat
fair dalam menilai segala sesuatu, filosofinya dalam bekerja adalah
“Keras, tegas namun penuh dengan kasih sayang”. Walaupun dia selalu
meletakkan saya di bangku cadangan selama AFF, akan tetapi tidak dapat
saya pungkiri, jika dia adalah salah satu pelatih favorit saya..
2. Wolfgang Pikal: Wolf adalah penyambung lidah Alfred di dalam tim,
keberadaan Wolfgang membuat komunikasi antara Alfred dengan seluruh
pemain berjalan sangat lancar. Sesekali dia memang terkesan lebih keras
dan lebih tegas daripada Alfred sendiri, sehingga terkadang hal tersebut
membuat kami sedikit merasa keki. Akan tetapi itu semua terjadi, lebih
karena totalitas Wolfgang dalam bekerja..
3. Widodo Cahyono Putro: Bagi kami, dia bukan hanya seorang pelatih,
akan tetapi lebih menjadi seorang kakak atau abang. Mas Wid akan selalu
ada saat kami membutuhkan saran dan masukan. Pengalaman panjangnya
sebagai pemain nasional sangat membantu kami dalam mengatasi tekanan
publik selama piala AFF. Dan perlu di ketahui, beliau adalah
satu-satunya pelatih yg kami invite dalam BBM group pemain timnas AFF.
Itu artinya, kami sangat percaya dan nyaman dalam berdiskusi mengenai
hal apapun dengan beliau..
4. Edy Harto: Hampir semua kiper atau mantan kiper yg saya kenal
agak-agak gila, akan tetapi pak Edi adalah pengecualian. Melihat dari
keseharian nya baik di atas lapangan saat melatih maupun di luar
lapangan, pak Edi adalah pribadi yg sangat teratur dan tertib. Tidak
heran jika dimasa jayanya dulu, beliau adalah seorang kiper yg hebat..
5. Markus Haris Maulana: Ini adalah salah satu contoh kiper yg saya
katakan agak-agak gila, kepribadiannya unik dan sangat susah di tebak.
Salah satu kelebihannya adalah, selalu mampu tampil relax dalam setiap
apapun pertandingan, termasuk ketika melawan tim sekelas Uruguay. Untuk
saat ini, dia masih kiper terbaik di Indonesia menurut saya..
6. Ferry Rotinsulu: Kualitasnya tidak jauh dari Markus Horison.
Refleknya luar biasa dan cara dia membaca tendangan pinalti juga sangat
berkelas. Motifasinya sangat tinggi dan ingin selalu menjadi yg terdepan
dalam segala hal. Terkadang beberapa tindakannya memancing tawa
pemain-pemain yg lain..
7. Kurnia Meiga: Indonesia tidak perlu takut kekurangan kiper handal
sampai setidaknya 10 tahun ke depan. Kurnia Meiga yg belum genap berusia
20 th menurut saya memiliki potensi yg luar biasa. Apalagi sebagai
seorang penjaga gawang, dia ditunjang dengan postur yg kokoh serta
sangat ideal..
8. Zulkifly Sukur: Sejujurnya saya sempat khawatir, ketika Ismed Sofyan
dan Ricardo Salampesi tidak berada dalam tim. Akan tetapi ternyata
kekhawatiran saya tersebut sangat tidak beralasan, Zulkifli bermain
dengan sangat baik sepanjang piala AFF 2010 di gelar..
9. Beny Wahyudi: Tipe pemain dengan ciri khas Jawa Timur khususnya
Malang, bertehnik tinggi dengan sedikit bumbu keras. Sebagai pribadi,
pemain ini sangat mudah bergaul dengan siapa saja, guyonan-guyonan nya
nyelekit (pelan tapi menyakitkan) hahahahaha..
10. Yesayas desnam: Pemain ini paling pendiam, akan tetapi sekali dia
berbicara, maka semua akan di buat tertawa terbahak-bahak dengan
leluconnya. Suatu siang, dia meminta ijin kepada saya untuk berbicara di
depan pemain saat makan siang, dan tentu saya mengijinkan. Saat itu dia
meminta maaf kepada seluruh pemain, karena tanpa sadar telah melakukan
wawancara dengan media, yg sebenarnya memang di larang. Saat itu dia
berkata ” Dalam wawancara tadi, saya bilang jika tim ini sangat
harmonis, saling mendukung satu dengan yg lain dan tidak ada yg merasa
menjadi pemain bintang”, kami pun terus memperhatikan dengan seksama.
“Arghh,, tetapi saya lupa satu hal, dan karena itu saya minta maaf
kepada kalian semua” lanjut Yesayas. Seketika kamipun bertanya dengan
antusias “Apa yg lupa Yesa..??”. Kemudian dengan santai diapun menjawab
“Arrggh,, saya lupa bilang ke wartawan tadi, kalau saya sayang kalian
semua”, Seketika tawa kamipun pecah di sela-sela makan siang, dan dia
adalah satu-satunya pemain yg mampu membuat alfred tertawa hahahahaha…
11. Maman abdurahman: Pemain belakang yg penampilannya paling konsisten
selama beberapa tahun terakhir di tim nasional. Pandai membaca permainan
dan sangat cekatan dalam memotong bola-bola terobosan. Umpan-umpan
jarak jauhnya luar biasa..
12. Hamka Hamzah: Bek tengah dengan kemampuan paling komplit di negeri
ini, bagus di udara dan juga sangat tenang di bola-bola bawah. Yang
harus dia lakukan, adalah menukar chip yg ada di kepalanya dengan yg
sedikit lebih baik dan lebih baru, agar dia tidak sering lepas kendali.
Akan tetapi sekarang, dia sudah jauh lebih dewasa. Menurut saya, dia
adalah pemain terbaik piala AFF tepat di belakang Firman Utina…
13. Muhammad Roby: Di atas lapangan, Robby adalah pribadi yg tidak
banyak bicara, lugas dan sangat tenang dalam bermain. Sedang di luar
lapangan, pemain ini sangat kocak dan kolot, seperti kebanyakan
orang-orang betawi hehehe..
14. Muhammad Nasuha: Nyawa di bagian pertahanan sebelah kiri tim
nasional, selalu total dalam bermain walaupun dalam keadaan kepala robek
dan harus menerima jahitan sekalipun. Seorang petarung sejati..
15. Tony Sucipto: Pemain serba bisa, dapat bermain di gelandang tengah,
sayap kanan maupun kiri, serta bek kanan maupun kiri dengan sama
baiknya. Dan saya sangat bersyukur karena dia adalah pemain Persija
Jakarta hehehe..
16. Muhammad Ridwan: Ketika junior, dia adalah saingan saya di posisi
sayap kiri tim junior Jawa Tengah. Sekarang, dia dapat bermain sebagai
bek atau sayap dengan sama baiknya. Yang mengagumkan dari Ridwan adalah,
di usia yg tidak muda lagi, kondisi fisiknya masih sangat prima..
17. Okto Maniani: Salah satu pemain yg paling menonjol di gelaran piala
AFF 2010. Kengototan dan tenaganya yg luar biasa, dapat menutupi
kekurangannya dalam masalah ukuran badan. Menurut saya dia adalah Aaron
Lennon versi Indonesia..
18. Firman Utina: Pemain yg paling dekat dengan saya dalam timnas AFF
2010, selain karena kami teman sekamar, kebetulan angkatan kami juga
tidak berbeda jauh. Ketika semifinal pertama melawan Philipine, dia
harus menerima suntikan penahan rasa sakit di lututnya yg mengalami
cedera lumayan parah, butuh hati dan jiwa yg besar untuk melakukan itu.
Dokter tim sempat ragu untuk melakukannya, akan tetapi saya ingat betul
ketika Firman berkata ” Udah Dok jangan banyak mikir, suntik aja.
Pokoknya saya mau main…!!!”. Saat itu, secara otomatis dia
mempertaruhkan karir sepakbolanya nya untuk merah-putih (Salut)..
19. Ahmad Bustomi: Pemain yg tidak mempunyai kelebihan, akan tetapi juga
tidak mempunyai kelemahan. Ketika melihat dia bermain, saya seperti
melihat seorang Ponaryo Astaman akan tetapi dengan ukuran tubuh yg
sedikit lebih kecil. Salah satu pilar penting dalam timnas Indonesia..
20. Bambang Pamungkas: Anda sekalian mempunyai 140 karakter untuk
mendiskripsikan pemain ini melalui twitter di akun @bepe20. Bebas tanpa
syarat dan ketentuan hehehe.. Monggo..
21. Arif Suyono: Paling lucu diantara pemain yg lain, guyonan-guyonan
nya ringan tetapi sangat mengena. Pemain yg selalu mampu melakukan
tugasnya dengan baik, ketika pelatih membutuhkan tenaganya di
pertengahan pertandingan..
22. Eka Rhamdani: Sejak Piala Asia 2007, saya sudah jatuh cinta dengan
cara Eka bermain di lapangan tengah. Sangat bertenaga, memiliki kekuatan
yg sama di kedua kakinya dan juga memiliki umpan serta tendangan yg
cukup akurat. Setiap Persija Jakarta bertemu Persib Bandung, dia adalah
pemain yg paling saya khawatirkan..
23. Johan Juansyah: Tidak mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan
kemapuannya di piala AFF. Akan tetapi dari latihan sehari-hari, saya
dapat melihat bahwa pemain ini mempunyai potensi yg luar biasa. Persijap
Jepara sangat beruntung memiliki Johan..
24. Irfan Bachdim: Tidak dapat dipungkiri jika pemain ini memberi dampak
yg luar biasa dalam tim ini, euforia masyarakat yg luar biasa juga
sedikit banyak karena adanya seorang Irfan Bachdim. Saat kandas di final
dia menangis tersedu-sedu di pundak saya, itu cukup membuktikan jika
Irfan sudah sangat Indonesia. Semoga sukses untuk karir dia ke depan..
25. Christian Gonzales: Dua kata untuk pemain ini, Luar Biasa….!!!
26. Yongki Ariwibowo: Sebelum bermain melawan melawan Philiphine di
semifinal ke dua, dia sempat minta saran kepada saya. Saat itu saya
berkata “Anggaplah saat ini kamu bermain untuk Persik Kediri atau Arema
Indonesia, bermain lepas dan jangan takut salah”. Saat itu, saya juga
berpesan kepada para pemain senior seperti Maman, Firman, Markus dan
Hamka untuk menjaga dan memandu Yongki di lapangan. Dan menurut saya dia
sukses melewati partai itu dengan sangat baik..